Dari Kesabaran hingga Pandangan Jauh ke Depan, Nilai Pahlawan Dihidupkan di Badiklat Hukum Jateng

Dari Kesabaran hingga Pandangan Jauh ke Depan, Nilai Pahlawan Dihidupkan di Badiklat Hukum Jateng


Administrator, 2 bulan yang lalu | 10


Semarang – Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara depan Gedung A Balai Diklat Hukum Jawa Tengah pada Senin (10/11/2025) pagi. Seluruh pegawai, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, pegawai PPNPN, hingga peserta magang, tampak berbaris rapi mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan. Udara pagi yang sejuk menambah kesakralan momen ketika bendera merah putih dikibarkan dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema di seluruh area.

Dalam upacara tersebut, dibacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, yang mengangkat tema perjuangan dan pengabdian para pahlawan sebagai teladan bagi generasi masa kini. Inti dari amanat tersebut menekankan tiga nilai utama yang patut diteladani dari para pahlawan bangsa, yaitu kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan. Ketiga nilai itu disebut sebagai fondasi moral dan spiritual yang menghidupkan kembali semangat kejuangan di era modern yang penuh tantangan.

108.jpg 227.74 KB


Disebutkan, kesabaran para pahlawan menjadi pelajaran penting bagi generasi penerus. Mereka sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan menunggu momentum perjuangan tanpa mengeluh, meski dihadapkan pada perbedaan pandangan dan keterbatasan sarana. “Dari kesabaran itu lahir kemenangan, sebab kemerdekaan bukan hasil tergesa-gesa, melainkan buah dari keikhlasan dan waktu,” demikian pesan Menteri Sosial. Nilai kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, menegaskan bahwa para pahlawan tidak pernah berjuang demi kepentingan pribadi. Setelah kemerdekaan, mereka kembali mengabdi kepada rakyat tanpa pamrih, mengajar, membangun, dan menanam nilai-nilai kemanusiaan.

Nilai ketiga, pandangan jauh ke depan, menjadi penutup yang menggugah. Para pahlawan berjuang bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan untuk generasi masa depan, untuk kemakmuran bangsa dan kejayaan yang berkelanjutan. Upacara juga diiringi dengan doa bersama dan penghormatan kepada arwah para pahlawan, yang disertai refleksi bersama seluruh peserta. Upacara Hari Pahlawan di Balai Diklat Hukum Jawa Tengah tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat pengabdian dan memperkuat komitmen kebangsaan di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
109.jpg 239.92 KB



Semarang – Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara depan Gedung A Balai Diklat Hukum Jawa Tengah pada Senin (10/11/2025) pagi. Seluruh pegawai, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, pegawai PPNPN, hingga peserta magang, tampak berbaris rapi mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan. Udara pagi yang sejuk menambah kesakralan momen ketika bendera merah putih dikibarkan dengan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema di seluruh area.

Dalam upacara tersebut, dibacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, yang mengangkat tema perjuangan dan pengabdian para pahlawan sebagai teladan bagi generasi masa kini. Inti dari amanat tersebut menekankan tiga nilai utama yang patut diteladani dari para pahlawan bangsa, yaitu kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan. Ketiga nilai itu disebut sebagai fondasi moral dan spiritual yang menghidupkan kembali semangat kejuangan di era modern yang penuh tantangan.

108.jpg 227.74 KB


Disebutkan, kesabaran para pahlawan menjadi pelajaran penting bagi generasi penerus. Mereka sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan menunggu momentum perjuangan tanpa mengeluh, meski dihadapkan pada perbedaan pandangan dan keterbatasan sarana. “Dari kesabaran itu lahir kemenangan, sebab kemerdekaan bukan hasil tergesa-gesa, melainkan buah dari keikhlasan dan waktu,” demikian pesan Menteri Sosial. Nilai kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, menegaskan bahwa para pahlawan tidak pernah berjuang demi kepentingan pribadi. Setelah kemerdekaan, mereka kembali mengabdi kepada rakyat tanpa pamrih, mengajar, membangun, dan menanam nilai-nilai kemanusiaan.

Nilai ketiga, pandangan jauh ke depan, menjadi penutup yang menggugah. Para pahlawan berjuang bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan untuk generasi masa depan, untuk kemakmuran bangsa dan kejayaan yang berkelanjutan. Upacara juga diiringi dengan doa bersama dan penghormatan kepada arwah para pahlawan, yang disertai refleksi bersama seluruh peserta. Upacara Hari Pahlawan di Balai Diklat Hukum Jawa Tengah tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan semangat pengabdian dan memperkuat komitmen kebangsaan di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
109.jpg 239.92 KB